Peringati Hari Keadilan Internasional 2026, Ketua Bawaslu Karawang: Keadilan Pemilu adalah Pondasi Demokrasi yang Bermartabat
|
Karawang, 17 Juli 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Keadilan Internasional (World Day for International Justice) yang diperingati setiap tanggal 17 Juli, Bawaslu Kabupaten Karawang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meneguhkan komitmen dalam mewujudkan keadilan sebagai nilai utama dalam kehidupan berbangsa dan berdemokrasi, khususnya dalam setiap proses penyelenggaraan pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Karawang, Engkus Kusnadi, menyampaikan bahwa makna keadilan tidak hanya menjadi prinsip dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi ruh dalam penyelenggaraan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Menurutnya, demokrasi yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila setiap warga negara memperoleh hak politik yang sama, setiap peserta pemilu diperlakukan secara setara, dan setiap dugaan pelanggaran diselesaikan secara profesional, transparan, serta berkeadilan.
"Keadilan pemilu merupakan pondasi utama demokrasi yang bermartabat. Ketika setiap hak politik warga negara dihormati, setiap peserta memperoleh perlakuan yang setara, dan setiap proses pengawasan dijalankan secara objektif, maka kepercayaan publik terhadap demokrasi akan semakin kuat. Bawaslu berkomitmen menjaga nilai-nilai tersebut dalam setiap tahapan maupun di masa non-tahapan pemilu," ujar Engkus Kusnadi.
Ia menegaskan bahwa keadilan dalam demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga penyelenggara pemilu, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya demokrasi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap proses berlangsung sesuai dengan prinsip kejujuran, keadilan, dan kepastian hukum.
Engkus juga mengajak masyarakat untuk terus membangun budaya demokrasi yang sehat dengan mengedepankan integritas, menghormati perbedaan pilihan politik, serta menolak segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kualitas pemilu.
"Keadilan bukan sekadar tujuan akhir, melainkan harus hadir dalam setiap proses demokrasi. Mari kita jadikan pengawasan partisipatif sebagai gerakan bersama agar setiap penyelenggaraan pemilu benar-benar mencerminkan kehendak rakyat, bebas dari kecurangan, serta menjunjung tinggi supremasi hukum," tambahnya.
Melalui momentum Hari Keadilan Internasional tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Karawang berharap semangat menegakkan keadilan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Keadilan tidak hanya dimaknai sebagai penegakan aturan, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan kesempatan yang sama, perlindungan hak-hak politik warga negara, serta penyelesaian setiap persoalan secara adil dan berintegritas.
Bawaslu Kabupaten Karawang meyakini bahwa cita-cita menghadirkan demokrasi yang kuat hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan akuntabilitas. Dengan semangat tersebut, diharapkan setiap proses demokrasi di Indonesia semakin berkualitas, dipercaya publik, dan mampu melahirkan kepemimpinan yang benar-benar mencerminkan kehendak rakyat serta berorientasi pada kemajuan bangsa.
Penulis Sidik Somnatri
Editor Fendy Andriyanto