Walter Edward Malau Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Semangat Pengawasan Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila
|
Karawang, 1 Juni 2026 – Bawaslu Kabupaten Karawang memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan melaksanakan upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Karawang, Jalan Mangga Nomor 13, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Senin (1/6/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Karawang, Walter Edward Malau, dan diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat serta staf Bawaslu Kabupaten Karawang.
Meski dilaksanakan di area halaman kantor yang memiliki keterbatasan ruang, pelaksanaan upacara tetap berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah lahirnya dasar negara sekaligus refleksi atas pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia." Tema tersebut mengandung pesan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara Indonesia, tetapi juga menjadi pedoman moral dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman serta memberikan inspirasi bagi terciptanya perdamaian dan keadilan di tingkat global.
Dalam amanatnya, Walter Edward Malau menyampaikan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama yang harus senantiasa menjadi pedoman dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan, termasuk dalam pelaksanaan pengawasan pemilu dan pemilihan.
Menurutnya, setiap sila dalam Pancasila memiliki makna yang relevan dengan tugas pengawasan yang dijalankan oleh Bawaslu. Nilai Ketuhanan mengajarkan integritas dan kejujuran dalam bekerja. Nilai Kemanusiaan menuntun seluruh jajaran untuk menjunjung tinggi keadilan dan menghormati hak-hak setiap warga negara. Nilai Persatuan menjadi landasan dalam menjaga kondusivitas demokrasi di tengah perbedaan pilihan politik masyarakat.
Sementara itu, nilai Kerakyatan mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, termasuk melalui pengawasan partisipatif yang terus dikembangkan oleh Bawaslu. Adapun nilai Keadilan Sosial menjadi tujuan akhir dari seluruh proses demokrasi, yakni menghadirkan pemilu yang jujur, adil, dan memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Sebagai lembaga pengawas pemilu, kita memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan proses demokrasi berjalan sesuai aturan, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Pengawasan yang kita lakukan bukan sekadar menjalankan mandat undang-undang, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kedaulatan rakyat dan merawat demokrasi Indonesia," ujar Walter.
Ia juga menekankan bahwa tantangan demokrasi saat ini semakin kompleks, mulai dari penyebaran informasi yang tidak akurat, polarisasi sosial, hingga berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu kualitas pemilu. Oleh karena itu, semangat gotong royong, persatuan, dan tanggung jawab bersama sebagaimana diajarkan dalam Pancasila harus terus diperkuat.
Lebih lanjut, Walter mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Karawang untuk menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai sarana refleksi dan penguatan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga marwah demokrasi.
"Pancasila bukan sekadar hafalan atau simbol negara, melainkan nilai hidup yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Dalam konteks pengawasan pemilu, nilai-nilai tersebut tercermin melalui profesionalisme, independensi, keberanian menegakkan aturan, serta komitmen menjaga kepercayaan publik," tambahnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Bawaslu Kabupaten Karawang diharapkan semakin memperkokoh semangat kebangsaan seluruh jajaran serta mempertegas komitmen untuk terus menghadirkan pengawasan yang berintegritas, partisipatif, dan berkeadilan demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas.
Dengan semangat "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia," Bawaslu Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus menjaga persatuan, memperkuat budaya demokrasi, dan mengawal setiap proses kepemiluan agar berjalan sesuai prinsip-prinsip konstitusi dan nilai luhur Pancasila.
Foto: Imam Maulana
Penulis: Sidik Somantri
Editor: Maising Simbolon