PENGELOLAAN MEDSOS TIDAK SEPERTI TAHU BULAT
|
“Pengeloaan media sosial (medsos) tidak seperti tahu bulat” ungkapan yang disampaikan Haryo Sudrajat salah satu pemateri Kehumasan dari Bawaslu RI pada kegiatan Rapat Evaluasi Pengelolaan Kehumasan dan Keterbukaan Informasi Bagi Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat yang dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Barat bertempat di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Barat (26/5).
“Untuk menghasilkan konten media sosial yang baik tidak bisa dibuat dadakan, perlu perencanaan konten yang baik, diantaranya yaitu dengan melaksanakan : konsistensi dan kontinuitas, yaitu dengan perencanaan reguler, dapat lebih merancang topik, jadwal, dan format konten sesuai tujuan yang diinginkan; menguatkan strategi, yaitu terdapat strategi atau isu tertentu yang perlu dimaksimalkan pada waktu tertentu; Efisiensi, yaitu dapat merancang konten jangka panjang dan tenggat waktu yang realistis untuk persiapan dan publikasinya; kualitas konten, yaitu substansi, pesan, hingga desain konten dapat lebih dimatangkan; targeting dan relevan, yaitu substansi konten dapat disesuaikan dengan target khalayak sasaran serta isu dalam konten masih relevan; hindari kesalahan, bagamanapun yang kita rencanakan tetap memiliki potensi kesalahan”. Tegasnya.
“Yang direncanakan dalam pembuatan konten yaitu : isi dari konten, pesan konten, platform konten, kreator dan tanggal, serta waktu penyebaran konten”. Pungkas Haryo.
Selanjutnya Koordinator Divisi Humas Bawaslu Jabar Harminus Koto menyampaikan “meskipun masih ada 9 Kabupaten/Kota yang belum aktif atau belum informatif namun secara keseluruhan Kami Bawaslu Provinsi Jawa Barat mengucapkan terimakasih atas sumbangsihnya dalam mengelola kehumasan pada quartal 1 tahun 2023 ini. Bawaslu Jabar telah melakukan supervisi ke kab/kota terkait kegiatan kehumasan, bukan hanya Bawaslu Kabupaten/Kota yang melaksakan kehumasan tetapi ada banyak panwascam yang sudah melakukan kegiatan kehumasan dengan baik bahkan sudah merepost konten medsos Bawaslu RI, dan kalau saja itu dilakukan oleh seluruh panwascam Se-Jawa Barat yang jumlahnya 625 , maka akan lebih luarbiasa”. Pungkasnya.
Acara diakhiri dengan pemberian piagam peghargaan dari Pimpinan Bawaslu Jabar kepada Bawaslu Kabupaten/Kota yang mendapatkannya. (AGS-P2HM).


Tag
Tak Berkategori