Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Karawang Jadi Narasumber Sosialisasi Pemantapan Budaya Politik bagi Generasi Muda Tahun 2026

Engkus Kusnadi saat memberikan materi dalam acara Sosialisasi Pemantapan Budaya Politik bagi Pelajar/Generasi Muda Tahun 2026

Engkus Kusnadi saat memberikan materi dalam acara Sosialisasi Pemantapan Budaya Politik bagi Pelajar/Generasi Muda Tahun 2026 di Fave Hotel Karawang (14/10/2026).

Karawang — Ketua Bawaslu Kabupaten Karawang menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pemantapan Budaya Politik bagi Pelajar/Generasi Muda Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Karawang di Fave Hotel Karawang, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran politik kepada pelajar dan generasi muda agar memiliki pemahaman yang baik mengenai nilai-nilai demokrasi, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya partisipasi dalam kehidupan politik secara bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, kehadiran Ketua Bawaslu Kabupaten Karawang menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman generasi muda mengenai demokrasi dan penyelenggaraan pemilu. Pendidikan politik sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter pemilih yang kritis, mandiri, dan mampu menentukan sikap berdasarkan informasi yang benar, bukan karena tekanan, pengaruh, maupun praktik politik yang bertentangan dengan prinsip demokrasi.

Bawaslu Kabupaten Karawang mengapresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Bakesbangpol yang terus memberikan ruang pembelajaran politik bagi pelajar dan generasi muda, khususnya mereka yang akan menggunakan hak pilih untuk pertama kalinya. Upaya ini merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran politik masyarakat serta menyiapkan generasi muda agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan demokrasi.

Pendidikan politik tidak hanya berkaitan dengan pemahaman mengenai proses pemungutan suara, tetapi juga mencakup pembentukan sikap demokratis, penghormatan terhadap perbedaan pilihan, kemampuan menyaring informasi, serta kesadaran untuk menolak politik uang dan berbagai bentuk pelanggaran pemilu.

Bagi Bawaslu, keterlibatan generasi muda dalam demokrasi juga memiliki arti penting dalam penguatan pengawasan partisipatif. Generasi muda dapat mengambil peran melalui penyebaran informasi yang benar, peningkatan literasi politik, serta kepedulian terhadap potensi pelanggaran dalam setiap tahapan pemilu.

Melalui sinergi antara Bawaslu Kabupaten Karawang, Pemerintah Daerah, lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat, diharapkan pendidikan politik dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menjaga kualitas demokrasi.

Foto : Imam Maulana

Penulis: Sidik Somantri

Editor: Fendy Ridwan Andriyanto