Bawaslu Karawang Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif, Dorong Peran Masyarakat Wujudkan Pemilu 2029 Bermartabat
|
Karawang, 18 Juni 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karawang menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 dengan mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Karawang, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi, khususnya menghadapi penyelenggaraan Pemilu 2029. Melalui pendidikan pengawasan partisipatif, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya peran aktif dalam melakukan pengawasan serta mencegah terjadinya pelanggaran pemilu.
Acara dibuka secara resmi oleh Kordiv. Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Syaeful Bachri. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan pemilu yang berintegritas.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Karawang. Kehadiran jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Karawang juga sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut dan juga menunjukkan komitmen lembaga dalam membangun jejaring pengawasan bersama berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat dan perwakilan komunitas di Kabupaten Karawang. Peserta berasal dari sejumlah organisasi kepemudaan, mahasiswa, komunitas sosial, serta kelompok masyarakat, di antaranya PPDI, HMI Sultan Agung Karawang, GP Ansor, Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta, Pemuda Muhammadiyah, KOPRI PMII, Karang Taruna, GMNI, PC Fatayat NU Karawang, Saka Pramuka, Komunitas Seni Langit Kreasi Nusantara Unsika, dan IMM.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Karawang berharap para peserta dapat menjadi bagian dari pengawas partisipatif yang mampu menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan pemilu, serta ikut menjaga kualitas demokrasi menuju Pemilu 2029 yang lebih bermartabat.
Bawaslu Kabupaten Karawang terus mendorong keterlibatan publik karena pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi merupakan gerakan bersama seluruh masyarakat dalam menjaga proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Foto: Imam Maulana
Penulis: Sidik Somantri
Editor: Fendy Ridwan Andriyanto