BAWASLU KARAWANG GELAR DISKUSI DARING PENGAWASAN SESI 2 BERSAMA OKP, SAKA ADHIYASTA PEMILU, DAN ALUMNI SKPP KABUPATEN KARAWANG

KARAWANG – Untuk meningkatan kinerja pengawasan, Bawaslu Kabupaten Karawang melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif melalui Diskusi Daring Pengawasan bersama  OKP, Saka Adhiyasta Pemilu, dan Alumni SKPP Kabupaten Karawang dengan Tema “Peran Strategis Organisasi Kememudaan dalam Pengawasan Partisipatif pada Pemilu dan Pimilihan Tahun 2024”, Kamis (26/08).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Bawaslu Karawang Kursin Kurniawan, S.E, Anggota Bawaslu  Suryana Hadi Wijaya, S.T., M.T., Charles Silalahi, S.E. dan Roni Rubiat Machri S.E., serta 3 (tiga) Marasumber yang panitia undang yaitu : Lolly Suhenty, S.Sos.I., M.H. (Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat), Wawan Gunawan, M.Ud. (Budayawan), dan Neni Nur Hayati (Direktur DEEP Indonesia); tidak ketinggalan 79 perserta diskusi daring dari 100 orang yang diundang.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Karawang Suryana Hadi Wijaya dalam pembukaannya menyampaikan bahwa tujuan diskusi daring pengawasan ini yaitu  selain untuk meningkatkan partisipatif masyarakat pada pemilu dan pilkada kedepan juga bagainmana kerja sama dengan Organisasi Kemasyarakatan Kepemudaan (OKP) yang berada di Kabupaten Karawang untuk ikut serta dalam pengawasan partisipatif pada pemilu dan pilkada serentak tahun 2024.

Dalam  arahannya nya Lolly Suhenty menyampaikan bahwa “ada dua hal yang ingin saya sampaikan dalam kesempatan ini yaitu : pertama tentang keberanian, yaitu apakah punya keberanian moral  atau tidak, keberanian ini bukan sesuatu yang dapat dipelajari tapi berani atau tidak kita melakukan sesuatu, keberanian untuk menyampaikan sesuatu, keberanian mengatakan kebenaran dan keberanian untuk meninggalkan kesalahan, kedua hubungannya dengan peran serta Organisasi Kemasyarakatan Kememudaan (OKP)  dalam pengawasan partisipatif  yaitu OKP ini berisi calon pemimpin masa depan, orang-orang pilihan, orang-orang yang mempunyai kebaranian dan karater yang kuat. Organisasi Kepemudaan dalam sejarah perjuangan bangsa sudah menorehkan banyak sejarah yang tidak terlepas dari peran serta para pemuda pada jamannya” ujar beliau.

Dalam kesempatan pemateri kedua Wawan Gunawan menyampaikan  “Peran pemuda/Organisasi dalam pengawasan pemilu partisipatif yaitu : a) Pemuda sebagai kelas menengah, bisa  menjadi referensi dan akses informasi masyarakat dari dan kepada masyarakat ; b) Pendidikan publik ; c) Kampanye kreatif; d) Aktivisme pengawasan; e) Menggerakan grassroot; f) Berkepentingan dalam politik electoral, politik kebangsaan, dan politik kerakyatan”, ujar Kang Wawan.

Masih dalam kesempatan yang sama pemateri ke tiga Neni Nur Hayati menyampaikan “Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa datang”, dan Pengawasan Partisipatif merupakan sebuah kegiatan/gerakan pengawalan pemilu/pemilihan oleh masyarakat di seluruh Indonesia atau dapat diartikan sebagai gerakan moral menjadi gerakan sosial di masyarakat dalam mengawasi pemilu/pemilihan. Selanjutnya Pengawasan Partisipatif dikolaborasikan dengan kelembagaan publik yang terintegrasi akan menghasilkan derajat demokradi yang lebih baik, dan derajat demokrasi dalam pemilu dapat dilihat dari : 1) Predictable procedure;  2) Free and fair election; 2) Sistem pengawasan (electoral integrity); dan 3) Sistem peradilan/sengketa (adil dan cepat).

Ketua Bawaslu Karawang Kursin Kurniawan usai pelaksanaan Diskusi Daring Pengawasan di ruang kerjanya menyampaikan “ Alhamdulillah acara Diskusi berjalan dengan lancer sesuai dengan harapan, terimakasih kami ucapkan kepada para narasumber Ibu Lolly Suhenty, Kang Wawan Gunawan dan Teh Neni Nur Hayati,  kepada seluruh jajaran pimpinan dan staf Bawaslu Karawang, kepada Organisasi Kemasyarakatan Kepemudaan (OKP), Saka Adhiyasta Pemilu (SAP), dan SKPP Karawang yang telah mengirimkan anggotanya untuk menjadi peserta, serta pihak lain yang juga telah mendukung dengan menjadi peserta diskusi, dan terakhir kami mohon maaf jika dalam pelaksanaan nya masih ada kekurangan baik dalam segi teknis, materi,  maupun lainnya “, demikian pungkasnya. (AS)

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *